Misteri "KKN di Desa Penari"

Menceritakan hal-hal mistis atau misteri pastinya tak lepas dari kata horor. Akhir-akhir ini sempat viral cerita dari daerah Timur tentang Kuliah Kerja Nyata atau KKN mahasiswa kampus yang tak bisa diceritakan keberadaannya.


Kisah atau cerita ini viral pertama kali di media sosial twitter oleh seorang samaran atau tidak dikenali identitasnya. Beliau mengatakan tahu cerita ini dari teman ibunya yang waktu itu sedang berbincang-bincang dan tak sengaja mendengarkannya. Si penulis tertarik dengan cerita tersebut karena dia sudah biasa menuliskan cerita horor berdasarkan orang-orang di sekitarnya.

Merasa tertarik, beliau lalu meminta si teman ibunya untuk menceritakan pengalamannya tersebut dengan satu syarat tidak membeberkan nama desa serta kampus ini berada. Awalnya si ibu ini menyuruh agar cerita ini tidak dipublikasikan, tetapi si penulis tetap bersikeras ingin mempublikasikannha agar pembaca tahu pembelajaran apa yang dapat diambil.

Setelah mengulik lebih dalam cerita tersebut, beliau lalu memposting cerita itu tetapi dengan sedikit mengubah isi cerita yang tidak terlalu penting. Di dalam cerita diceritakan ada 6 orang mahasiswa yang melakukakan KKN padahal sebenarnya ada 14 orang.

Di cerita tersebut pastinya banyak sekali hal-hal mistis atau horor yang sangat melekat untuk Desa tersebut. Diceritakan bahwa desa tersebut adalah desa yang berada di tengah hutan. Untuk masuk ke dalam desa tersebut harus menggunakan motor atau berjalan cukup jauh, sedangkan mobil hanya bisa sampai di ujung luar hutan.

Setelah memasuki ke dalam desa tersebut, mereka didampingi oleh Pak Prabu untuk mengurusi kegiatan atau aktivitas mereka di sini. Dalam cerita, seorang mahasiswi Nur dan Widya bisa merasakan hal-hal aneh dan janggal dari desa ini. Mereka berdua sama-sama mendengarkan musik gamelan yang tak tahu asalnya darimana. Pak Prabu pun saat ditanya hanya menjawab sederhana tanpa menjawab  yang sebenarnya.

Keanehan-keanehan mulai muncul juga saat Widya menari-nari di tengah lapang, dan seketika itu juga Wahyu memanggil Widya tetapi ia malah jatuh pingsan. Di sisi lain ada seorang bernama Bima yang dalam cerita adalah seorang yang tampan. Dia menyukai Widya dan berusaha memelet agar Widya tertarik padanya.

Namun, di sisi lain juga, Ayu, perempuan dengan paras cantik menyukai Bima dan ikut memikat Bima dengan menggunakan selendang pemberian Badarawuhi. Karena tak bisa menolak Ayu, Bima dan Ayu pun berbuat yang tidak pantas di desa tersebut. Akhirnya mereka pun mendapat hukuman atas perbuatannya. Mereka tidak sadarkan diri berhari-hari hingga akhirnya Ayu meninggal begitu pun Bima.

Pihak keluarga awalnya tidak terima mengapa Ayu menjadi seperti itu, tetapi akhirnya mereka telah mengikhlaskan kepergiannya. Pihak kampus pun ikut turut tangan atas masalah ini dan akhirnya mahasiswa yang akan KKN tidak boleh lagi melakukan KKN di sini. Amanat yang ingin disebarkan oleh penulis adalah agar setiap orang menghargai dan bisa bertata krama yang baik di tempat orang lain tanpa mengganggu keberadaan atau budaya yang telah ada di situ.

0 Response to "Misteri "KKN di Desa Penari""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel